TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax Turbo yang kini menembus Rp 19.400 per liter tak lantas membuat semua pengendara berpaling.
Meski kenaikan harga mencapai Rp 6.300 per liter, sejumlah loyalis bahan bakar oktan tinggi ini memilih bertahan demi "kesehatan" mesin kendaraan mereka.
Pemandangan ini terlihat di SPBU Pertamina 31.128.02, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).
Di tengah antrean pertamax (ron 92) yang mengular, beberapa pengendara motor sport tampak tetap mengisi Pertamax Turbo di dispenser yang lebih lengang.
Seorang pengendara motor sport bernama Hadi mengaku tidak berniat beralih ke jenis BBM yang lebih murah meskipun harga Turbo saat ini cukup menguras kantong.
Bagi Hadi, menjaga performa mesin adalah komitmen jangka panjang, mengingat kendaraan yang ia miliki membutuhkan asupan oktan tinggi.
"Saya tetap pakai Pertamax Turbo, saya pelanggan setia. Di rumah mobil juga pakai Turbo," ujar Hadi saat ditemui Tribunnews di lokasi.
Meski mengaku pelanggan setia, ia tak menampik besaran kenaikan harga kali ini di luar ekspektasi.
Penyesuaian harga dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter diakuinya cukup mengejutkan.
"Agak kaget sih naiknya jauh banget kan," imbuhnya.
Namun, ia punya cara tersendiri untuk menyiasati biaya operasional kendaraannya agar tidak membengkak.
Alih-alih menurunkan kualitas BBM, ia memilih untuk mengubah pola mobilitas hariannya.
Hadi mengaku kini lebih selektif menggunakan motor sport miliknya.
Untuk urusan pekerjaan di hari biasa, ia lebih memilih meninggalkan kendaraan pribadinya di rumah.
"Mensiasatinya kalau harga naik ya, sebenarnya jarang pakai motor (sport) ini ya. Kalau weekday (hari kerja) bisa pakai transum (Transportasi Umum) saja," pungkasnya.
Mengutip situs MyPertamina, harga sejumlah BBM non-subsidi naik signifikan, di antaranya PertamaxTurbo per 18 April ini dibanderol Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter.
Untuk Dexlite, harga dibanderol Rp23.600 per liter, naik dari sebelumnya Rp14.200 per liter.
Kenaikan juga terjadi pada Pertamina Dex yang harga saat ini Rp23.900 atau naik dari yang sebelumnya Rp14.500.
Meski demikian, Pertamina tidak menaikkan harga BBM subsidi dan sejumlah BBM non-subsidi, diantaranya Pertamax dengan RON 92 yang harganya tetap di Rp12.300 dan Pertamax Green di Rp12.900.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.