Setiap dari kalian adalah pribadi yang berharga. Masa lalu, seberat apa pun, tidak menentukan masa depan kalian. Kalian punya kesempatan yang sama untuk bangkit, berubah, dan meraih cita-cita
Jakarta (ANTARA) - Pembina DPP Perempuan Bangsa Rustini Muhaimin Iskandar menegaskan setiap anak berhak memiliki masa depan yang cerah.
“Setiap dari kalian adalah pribadi yang berharga. Masa lalu, seberat apa pun, tidak menentukan masa depan kalian. Kalian punya kesempatan yang sama untuk bangkit, berubah, dan meraih cita-cita,” ujarnya dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan Rustini saat mengunjungi Unit Pelayanan Terpadu Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra di Surabaya, Jawa Timur, Minggu.
Istri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ini mengingatkan para anak binaan agar tidak kehilangan harapan dan memanfaatkan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri.
“Jangan pernah merasa sendiri atau kehilangan harapan. Gunakan waktu di sini untuk belajar, membangun disiplin, dan menyiapkan langkah ke depan. Jangan takut bermimpi, karena masa depan masih terbuka lebar,” katanya.
Selain itu, Rustini menyampaikan apresiasi kepada para pendamping dan pengelola panti yang dinilai berperan penting dalam proses pembinaan anak.
“Saya mengapresiasi para pendamping yang dengan penuh kesabaran dan dedikasi terus membimbing anak-anak. Peran ini sangat penting dalam membangun kembali kepercayaan diri mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan Perempuan Bangsa akan terus berkomitmen memberikan dukungan kepada anak-anak yang menjalani proses rehabilitasi sosial.
“Kami akan terus hadir memberikan dukungan, perhatian, dan semangat. Harapan kami, kalian dapat kembali ke masyarakat dengan percaya diri dan membawa perubahan positif,” katanya.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendorong penguatan aspek sosial dan psikologis anak binaan, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam proses rehabilitasi sosial.